Public Health and Medicine Journal https://jurnal.ilrscentre.or.id/index.php/pama <p><strong>PAMA Journal (Public Health and Medicine Journal)</strong> merupakan Jurnal Ilmiah pada Bidang Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran yang berada di bawah naungan <strong>Institute Laboratory of Research and Statistics Centre (ILRSC)</strong>. Jurnal ini dikelola oleh para akademis dan praktisi yang berasal dari berbagai latar belakang perguruan tinggi dan institusi swasta / negeri lainnya di indonesia. <strong>PAMA Journal terbit sebanyak 2 (dua) kali dalam satu tahun yaitu periode 1 di bulan Februari dan periode 2 di bulan Agustus</strong>. Jurnal ini menargetkan setiap issues terdiri dari 10 artikel per volume secara konsisten setiap kali penerbitan.</p> Institute Laboratory of Research and Statistics Centre en-US Public Health and Medicine Journal 2987-0054 HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN DAN KEPERCAYAAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT STELLA MARIS MAKASSAR https://jurnal.ilrscentre.or.id/index.php/pama/article/view/162 <p>Salah satu elemen kunci yang mempengaruhi kepuasan dan kepercayaan pasien terhadap institusi pelayanan kesehatan adalah kualitas layanan yang diberikan. Prasyarat utama bagi rumah sakit untuk memenuhi standar tertinggi adalah layanan prima, seperti yang diberikan oleh Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Berdasarkan data awal, jumlah kunjungan rawat inap di Rumah Sakit Stella Maris meningkat dari 10.467 pada tahun 2022 menjadi 21.558 pada tahun 2024. Namun demikian, observasi awal menunjukkan bahwa beberapa pasien tidak puas dengan layanan yang mereka terima, baik dari staf medis maupun fasilitas. Aspek-aspek nyata, ketergantungan, daya tanggap, jaminan, dan empati, semuanya berdampak pada kepuasan dan kepercayaan pasien, yang merupakan tolok ukur kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan dan kepercayaan pasien rawat inap di Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Seratus responden berpartisipasi dalam studi potong lintang ini menggunakan strategi analitis. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan uji chi-kuadrat digunakan untuk analisis<em>.</em> Studi ini menemukan bahwa kepuasan dan kepercayaan pasien berkorelasi signifikan dengan semua aspek kualitas layanan (nilai P=&lt;0,05). Keandalan terhadap kepuasan (P=0,003), keandalan terhadap kepercayaan (P=0,000), respons terhadap kepuasan (P=0,000), dan responsivitas terhadap kepercayaan (P=0,001), jaminan terhadap kepuasan (P=0,000), jaminan terhadap kepercayaan (P=0,001), empati terhadap kepuasan (P=0,000), dan empati terhadap kepercayaan (P=0,001) semuanya berasosiasi dengan dimensi nyata.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong><em>: tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy, </em>kepuasan dan kepercayaan pasien</p> Siti Hanalifa Rahareng Copyright (c) 2026 Public Health and Medicine Journal 2026-03-06 2026-03-06 4 1 1 12 PERAN PUBLIC RELATION TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT DR. TADJUDDIN CHALID MAKASSAR https://jurnal.ilrscentre.or.id/index.php/pama/article/view/164 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran <em>Public Relations </em>(PR) terhadap kepuasan pasien di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Peran PR yang dikaji meliputi kompetensi, komunikasi, strategi, dan <em>job description</em>. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>cross-sectional </em>serta didukung data kualitatif melalui wawancara mendalam. Sampel penelitian sebanyak 110 responden pasien rawat inap yang dipilih secara purposive. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, lembar observasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji <em>chi-square </em>dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap kompetensi PR sebesar 54,5%, komunikasi 45,5%, strategi 53,6%, dan job description 54,5%. Sementara itu, kepuasan pasien secara umum sebesar 56,4%. Uji statistik menunjukkan nilai p untuk variabel kompetensi (p=0,21), komunikasi (p=0,10), strategi (p=0,06), dan <em>job description </em>(p=0,75), yang seluruhnya &gt;0,05. Hal ini mengindikasikan tidak terdapat pengaruh signifikan antara peran PR terhadap kepuasan pasien. Kesimpulan penelitian ini adalah peran PR di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid belum berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Disarankan peningkatan kapasitas SDM PR, penguatan strategi komunikasi berbasis digital, serta evaluasi rutin kinerja PR untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.</p> <p><strong>Kata kunci</strong><em>: Public Relation, </em>Kepuasan Pasien, Rumah Sakit, Strategi Komunikasi</p> Momen Amalia Fadila Iin Copyright (c) 2026 Public Health and Medicine Journal 2026-03-06 2026-03-06 4 1 13 23 HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN HAI’S (HEALTHCARE ASSOCIATED INFECTIONS) DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MAKASSAR https://jurnal.ilrscentre.or.id/index.php/pama/article/view/165 <p><strong>Latar Belakang </strong><em>Healthcare Associated Infections</em> (HAI’s) atau infeksi terkait pelayanan kesehatan merupakan salah satu tantangan utama dalam sistem pelayanan kesehatan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. HAI’s menjadi penyebab utama meningkatnya angka kesakitan (morbiditas), angka kematian (mortalitas), serta beban ekonomi akibat perpanjangan masa rawat dan peningkatan biaya pengobatan. Meskipun infeksi ini dapat dicegah, kejadian HAI’s masih banyak ditemukan di fasilitas kesehatan, termasuk di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. <strong>Tujuan </strong>untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan tindakan pencegahan HAI’s (<em>Healthcare Associated Infections</em>) di ruang rawat inap&nbsp;rumah&nbsp;sakit. <strong>Metode </strong>penelitian kuantitatif dengan pendekatan <em>Cross-Sectional&nbsp;Study</em>. Sampel yang digunakan adalah 120 perawat rawat inap Rs Bhayangkara Makassar. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. <strong>Hasil dan kesimpulan</strong> terdapat hubungan yang antara pemahaman perawat dengan tindakan pencegahan HAI’s, dengan nilai p-value sebesar 0,00 (&lt; 0,05). Terdapat hubungan antara aplikasi perawat dengan tindakan pencegahan HAI’s, dengan nilai p-value sebesar 0,00 (&lt; 0,05). Terdapat hubungan antara pendidikan perawat dengan tindakan pencegahan HAI’s, dengan nilai p-value sebesar 0,00 (&lt;0,05).Terdapat hubungan lingkungan perawat terhadap tindakan pencegahan HAI’s, dengan nilai p-value sebesar&nbsp;0,00&nbsp;(&lt;&nbsp;0,05). <strong>Saran </strong>pengawasan dan evaluasi berkala diperlukan agar tindakan pencegahan benar-benar diterapkan sesuai standar. Diperlukan dukungan pendidikan lanjutan bagi perawat guna meningkatkan kompetensi. Selain itu, lingkungan kerja harus terus dijaga agar tetap bersih dan menunjang upaya pencegahan&nbsp;infeksi.</p> <p><strong>Kata kunci</strong><em>: </em>Pengetahuan Perawat, HAI’s, Pencegahan, Rawat Inap, Rumah Sakit</p> Andi Hardianty Purnamasari Ria Dwisafril Hairil Ridha Aprianti Ilyas Copyright (c) 2026 Public Health and Medicine Journal 2026-03-06 2026-03-06 4 1 23 40